Kawasaki Z1R-TC, An Odd Turbobike (You’ll Find Out Why)

1978-Kawasaki-Z1R-TC (motorcycleclassics.com)

Sudah lama sekali saya tidak me-review motor-motor legendaris, mungkin sekitar 2 tahunan. Sampai kemudian saya membaca artikel mengenai Kawasaki Z1R-TC…..

1979 Kawsaki Turbo (odd-bike.com)

Beberapa sepeda motor dikenang karena revolusioner, mengubah wajah industri otomotif untuk selamanya, misalnya Honda CB750, Suzuki GS1000 awal. Beberapa lagi karena melibatkan teknologi canggih yang tidak umum, kita bisa menyebutkan Honda NR750 si piston oval sebagai contohnya. Dan yang lainnya……mudahnya karena kekonyolannya.

Konyol?

Ya, konyol. Atau dengan kata lain kurang rasional, tidak umum, ekstrim. Sesuatu yang membuat orang mengerutkan dahi dan menggaruk kepala. Sepeda motor yang akan saya bahas ini adalah contoh dari kekonyolan tersebut. Motor ini, sebuah Kawasaki yang dapat kita katakan sebagai nenek moyang spiritual Kawasaki H2 / H2R Supercharger yang kemarin-kemarin nge-hype di dunia maya (karena sistem forced induction-nya yang dianggap revolusioner).

Kawasaki Motor Corporation
si motor yang dimaksud

Sebenarnya H2R bukanlah proyek pertama Kawasaki dalam membuat motor induksi udara paksa. Era 1970an akhir, Kawasaki pernah membuat (tepatnya memodifikasi) sebuah motor dengan sistem naturally aspirated (non induksi paksa) menjadi turbocharged.

Z1R TC Drag (odd-bike.com)

Ya, Kawasaki Z1R-TC adalah versi turbo Kawasaki Z1R standar. Diluncurkan tahun 1978, Z1R-TC adalah hasil kerjasama Alan Masek (mantan petinggi Kawasaki USA yang turut membidani lahirnya Kawasaki Z1 pertama) dengan Kawasaki USA.

Alan masek (motorcyclistonline.com)
Alan Masek (paling kanan) dengan Kawasaki Z1 pertama (1972)

Setelah keluar dari Kawasaki USA, Alan Masek mendirikan perusahaan bernama Turbo Cycle Corp. yang mengkhususkan diri pada pemasangan turbo kit untuk motor-motor (umumnya empat silinder berkapasitas medium-besar). Kawasaki USA yang saat itu menghadapi penurunan penjualan menggandeng Alan Masek untuk menjejalkan sistem turbo pada Z1R standar…….tanpa modifikasi signifikan di bagian manapun selain sistem karburasi dan induksi. Karbu four barrel Mikuni diganti karbu Bendix tunggal 38 mm yang langsung berhubungan dengan sistem turbo.

Z1R standar tanpa turbo
Z1R standar tanpa turbo
sistem turbo pada Z1R-TC
sistem turbo pada Z1R-TC, saya aja jadi takut! (courtesy of fluxcup) 

Sejujurnya, Z1R standar adalah motor yang rangka dan mesinnya tidak sesuai, overpowered with poor handling. Hal ini karena rangkanya masih merupakan warisan Z1 lama dan hanya diperkuat. Tambahkan turbocharger dan voila!, total mess. Tenaga standar Z1R adalah 90 hp, sedangkan versi TC-nya 130 hp. Ubahan itu sanggup melesatkan Z1R-TC dalam kecepatan maksimal 135 mph (bukan kph). Tenaga dan kecepatan segitu adalah figur umum untuk superbike era sekarang, dengan teknologi rangka dan suspensi yang mampu mengimbanginya. Rangka era 70an bukanlah tandingannya.

“professional rider required”

Tidak cukup dengan handling payah, si overpowered ini dijual Kawasaki tanpa garansi penjualan (sudah mulai mengerutkan dahi? Saya juga). Ya, karena siapa yang bisa menjamin sebuah motor standar yang dijejali turbo sampai boost 10 psi mampu bertahan dipakai gila-gilaan? Bila boostnya diatur melebihi 10 psi, ada resiko ring piston dan pistonnya sendiri untuk meleleh, juga potensi klep berbenturan dengan kepala piston. Sebagai catatan, saat media otomotif mengetes motor ini, crankcase-nya diperkuat dan dilas, juga dengan penggantian per klep dan kopling yang lebih kuat. Tapi jangan harap versi produksi (yang kurang lebih hanya 500 buah) dilengkapi dengan penggantian ini. Alasannya lagi-lagi sama, efisiensi biaya.

begini aja bikin takut
“turbo aja udah, gapake yang lain”
makin takut
makin takut ngeliat boostnya

Namun demikian, masalah reliabilitas bukanlah hambatan bagi Z1R-TC untuk menggaet pembeli. Figur tenaga dan kepraktisan meningkatkan tenaganya (boost Z1R-TC bisa diatur sendiri oleh si pemilik dengan sebuah….obeng) adalah daya tarik yang cukup besar.

Tentu saja, sistem turbo primitif yang dimiliki si TC memiliki banyak kekurangan. Salah satunya adalah gejala turbo-lag (saat teknologi VGT belum umum). Dibawah 5000 rpm, tenaganya serupa dengan Z1R standar, setelah itu? hella fast accelerations. Gejala tersebut tetap ada walau sistem turbonya diperbaiki pada tahun 1979.

Kawasaki 1979 Z1R TC Turbo (odd-bike.com)

Seperti sebuah siklus, sejarah berulang. Sama halnya dengan spirit Z1R-TC yang mewujud kedalam H2R (walau dalam bentuk dan teknologi yang jauh berbeda dan lebih matang), mungkin di masa depan kita akan melihat berbagai konsep konsep teknologi lama dalam bentuk yang baru. Yah, siapa tahu, semoga.

————————————————

many thanks to :

Rideapart.com
Motorcycleclassics.com
Bike-urious.com
Odd-bike.com
Motorcyclistonline.com
Kawasaki Motor Corporation

for exquisite pics and references

2 pemikiran pada “Kawasaki Z1R-TC, An Odd Turbobike (You’ll Find Out Why)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s