Honda VT250F-The Everlasting One!

Oke, balik lagi dengan penulis di Motorsayatromol.com. Tanpa basa-basi lagi, penulis bakal bahas soal satu motor yang cukup unik dan najong di jamannya. Motor ini berasal dari brand yang belum pernah penulis bahas. Terus napa dibahas? rikues dari temen, sama cari tantangan baru, bosen bahas merek yang itu-itu aja:mrgreen:

Kayak yang dah dicantumin di judul, nama motor ini Honda VT250F. Coba pembaca lihat sekilas gambar di atas, gimana rupanya si VT250F ini. Keinget sama Suzuki RGR150 yang dibuka fairingnya kan? Memang sih, wujudnya mirip karena bentuk rangka dan tangki yang mirip-mirip juga. Cukup asik buat dipandang kan? Apalagi dengan bikini fairing yang cukup cucok bersanding sama tangki dan rangka double cradlenya.

Jadi, nih motor 4 langkah diluncurkan pertama kali sama Honda jepun tahun 1982. Dengan chassis code “MC08”. Ceritanya VT250F dimasukkan ke pasar oleh Honda buat menyaingi kiprah Yamaha RZ250 yang 2 tak (nih motor sebenernya punya basis yang mirip sama RD350LC). Jadi, buat mencapai tujuan itu, Honda membekali VT250F dengan mesin yang memadai, dan……unik

Kenapa sih bisa unik? Mesin ini memakai konfigurasi V-twin, konfigurasi yang biasa dijumpai di motor-motor cruiser buatan negeri Paman Sam. Cukup jarang soalnya motor sport sekelas VT250F biasa memakai konfigurasi parallel twin atau single cylinder. Pasti dong ada tujuannya Honda memakai konfigurasi itu. Yaitu untuk meminimalisir getaran yang dihasilkan mesin, dibandingkan dengan mesin silinder segaris pada masanya. Selain itu juga, aplikasi mesin V-twin dipakai untuk bikin nih motor jadi punya pusat gravitasi yang rendah.

V-twin 90 derajat

Nah, lain dengan V-twin negeri Paman Sam yang waktu itu menyandang sistem pendingin udara, dengan pengaturan katup OHV, VT250F ini memakai sistem pendingin cairan dengan pengaturan katup DOHC di masing-masing silindernya. Performa mesin dengan spek overbore ini tentunya cukup najong dengan tenaga maksimum 35 hp (sebanding dengan Yamaha RZ250 yang 2 tak). Bukan cuma di mesin, motor ini juga punya transmisi 6 tingkat kecepatan, dengan kopling hidrolik, satu keistimewaan yang bikin pemakainya ngerasa nyaman dalam menggeber V-twin ini.

Ada bukti lapangan untuk semua keunggulan VT250F? Ada, cek aja testimoni yang ditulis sama admin pandemonium.sweb.cz. berikut ini :

“My little VT was fifteen this year but still provides very nice ride and the famous Murphy´s law which say that the more gadgetries a thing has, the more time its owener spends repairing it, is not true for my VT. Anyway, before U get to the top speed of 160 km/h (100mph), you´ll enjoy the hydraulic clutch which even today is not a standard equipment of every bike. Those types of bikers who prefer touring like rides will surely greet not very sportive seat style and that when riding on the sixth gear on the highway, the engine does not mind going across long hills and maintains its selected speed.”

Si admin yang menulis testimoni di saat VT250Fnya berusia 15 tahun ini menyatakan bahwa kopling hidrolik yang dipake VT250 memberikan kenikmatan berkendara dibandingin sama kopling kabel biasa, bahkan kopling hidrolik di VT250F lawasnya bukan merupakan standar semua motor masa kini. Posisi riding? kayaknya konfigurasi V-twin tetap memainkan peran dalam membentuk posisi ridingnya, cukup nyaman sih buat tipe touring rider, soalnya nggak terlalu merunduk. Mesin juga ngedukung buat jalan tanjakan, nggak lain ya karena torsinya yang cenderung melimpah.

“The only thing which spoils the good view on this bike is that in speeds over 130km/h (10,000tr/min), the engine starts to vibrate through the leg pads, preventing the blood to go there, which is very unpleasant feeling when it comes there back. And if you want to make yourself a wild beast, you just have to rev the engine to 5 000 thousand which through the pipes starts to make great V2 sound, the best sound I know. You would not bet that the sound was produced by only 250cc! One thing I forgot to mention is that the engine can be used as a good stopper but you must be aware of the short stroke.”

Nah, tentu aja buat motor lawas berusia lebih dari 10 tahun, tetep ada tanda-tanda penuaan. Pacu sampe 130 kpj dan rasakan getarannya:mrgreen: Tapi……..keliatannya sih noda ini tertutupi oleh berwibawanya suara si Vee Tee 

Putar grip gas hingga 5000 rpm, dan keluarlah suara khas mesin V-twin yang terasa berasal dari mesin yang berkubikasi lebih dari 250 cc.

Mau dengerin gimana asiknya suara sang V-twin? cek video yang diunggah oleh ID trustcraftsmanship dibawah ini😉

Ada lagi gak hal yang bikin motor ini beda dari rekan-rekan sejamannya? Jelas ada. Coba perhatiin roda depan, lalu tebak sistem rem apa yang dipakai VT250F. Pengamatan sekilas pasti membuahkan satu kesimpulan, ‘tromol’. Dan ternyata kesimpulan pembaca sekalian salah:mrgreen:

Tentunya para perancang VT250F masih cukup waras buat nggak membekali motor 250 cc konfigurasi V-twin dengan rem tromol depan. Yang bener tuh VT250F dilengkapi dengan inboard disc brake berbahan baja tuang serta berkaliper dua piston, cakramnya sendiri tersembunyi di balik “tromol” yang keliatan itu. Terus….apa sih tujuannya VT250F dikasih rem yang tampilannya unik itu? Faktanya adalah, Inboard brake punya kelebihan di performa dan feeling pengereman yang lebih paten dari rem cakram hidrolik konvensional di masanya. Sebenernya nih rem diadaptasi dari punya Honda CBX400F. Sedangkan buat sektor belakang, sesuai jamannya, dikasih rem tromol sebagai standar.

CBX400F-Sang patron rem VT250F

Another highlight, VT250F dibekali air assisted front telescopic forks. Tujuannya nggak jauh-jauh dari meningkatkan performa handling. Sektor belakang? Pro-Link air assisted system monoshock jadi jawaban.  Selain itu juga penggunaan pelek cantik dengan kombinasi ukuran 16 inci di depan dan 18 inci di belakang bikin motor ini semakin unik.

Kombinasi pelek yang unik

Tentunya penulis juga mikir, berbagai keunggulan VT250F cuma bakal jadi hoax seandainya cuma ada satu testimoni dari usernya sendiri, jadi penulis bakal ngutip satu lagi review pengguna dari community.preloved.co.uk

“Yep…I’ve got one…and I reckon it’s a-ok! 1983 vintage. Looks cool with it’s alloy billet-style wheels and neat styling. Feels really good to ride and sounds even better! Accurate handling, easy controls (pretty standard stuff these days, though,) fuss-free starting (every day) and brilliant accelleration make VT250’s a joy to own. This one has done some serious mileage – I bought it from my cousin who had just ridden it for well over 1500 interstate kms in two days (yeah…INTERSTATE on a 250!) I have no complaints – bar some tiny, weeny little nigglies (anyone who complains about little niggles in a bike this age is clearly not being reasonable) I’ts got a new chain and sprockets – to ride it you’d think it was near new – and that’s all I’ve done thus far. BUY ONE!”

Review pengguna yang ditulis tahun 2005 oleh member ber-user ID Mozmorris ini jadi pembuktian keunggulan VT250F. Handling yang akurat (pengaruh air assisted front telescopic forks dan double cradle frame), gampang dinyalain pas pagi hari, dan akselerasi yang nggak mengecewakan (atau mungkin tepatnya menakutkan), di usia sang VT250F yang ke 22 tahun tentunya ngasih keasikan tersendiri. Berjajar dengan motor-motor keluaran terbaru jelas bukan aib bagi pemiliknya. Penampilan yang cantik, mesin unik yang berperforma tinggi, teknologi canggih (bahkan untuk ukuran masa kini), bikin VT250F jadi nggak ketinggalan jaman.

Everlasting, freakin’ everlasting!

Specs
Mesin : 4 tak, 2 silinder berkonfigurasi V-twin, DOHC.
Sistem pendingin : Pendingin cair
Kapasitas mesin : 248 cc
Bore x stroke 60 x 44.1 mm
Rasio kompresi : 11:1
Karburator : 2 x 32 mm Keihin
Tenaga maksimum : 35 hp @11000 rpm
Torsi maksimum : 21.5 Nm @10000 rpm
Transmisi : 6 kecepatan
Suspensi depan : Air assisted telescopic fork
Suspensi belakang : Pro-link air assisted monoshock
Rem depan : Single inboard cast iron disc with 2 piston calipers
Rem belakang : Drum
Drag 1/4 mil : 15.3 detik dengan kecepatan 83 mpj
Kecepatan puncak : 100 mpj/160 kpj

————————————————————————————-

Special Thanks to 
community.preloved.co.uk
en.wikipedia.org
ja.wikipedia.org
motorcyclespecs.co.za
pandemonium.sweb.cz
youtube.com
racingcafe.blogspot.com
probertencyclopaedia.com
classic-motorbikes.net
bike-exchange.com
bikepics.com

Dhey-buat rikues serta sarannya
Reyhan-buat saran dan supportnya
Tks ye bray:mrgreen:



35 pemikiran pada “Honda VT250F-The Everlasting One!

  1. makasih juga udah dimuat rikuesnya😉
    selalu penasaran sama motor ini sejak baca Bari-Bari Densetsu.
    Nampak motornya controllable banget. nginget di komiknya rider motor ini cewe SMA..

  2. rangkanya ditiru RGR, bodinya ditiru RXZ (fby dan fbs jangan marah ya). tromol depannya muantep. gimana ya kalo fu dibikin tromol segede itu ?
    sekarang serius deh, menurut saya, perbandingan dimensi bodi sama mesinnya ok banget, padat, ringkas dan ‘mematikan’. mesin tidak ‘tenggelam’ di bodi. tidak seperti motor sekarang yang dengan mesin kecil tapi bodinya gede. andai ninja 250 dimensinya segitu……

    1. dengan rangka Er Ji sebetulnya punya material yang beda, di Er Ji besi kotak, sedangkan di VT bulat, tapi desainnya memang mirip.

      Dngan RX-Z? coba om gugling yang namany Yamaha RZ250, ato coba cek postingan saya yang RD350LC, bodinya lebih mirip dengan RX-Z dibanding VT.

      yep, seimbang dan proporsional, nggak seperti “motor laki” jaman sekarang yang bodi doang gede, mesin cungkring. Ninja 250 kalo ramping bisa jadi lebih baik…….

      1. memang betul rx-z lebih mirip rz250 atau rd tapi itu wajarlah, masih satu perut. tapi bagi orang awam lihat bentuk tangkinya yang terlintas pertama dipikiran ya rx-z

  3. Kirain rem depan tromol,ternyata……

    mesin 4 tak 250 cc tenaga nya setara dengan 2 tak 250 cc(yg minus powervalve ya :D)

    btw suaranya asa mirip2 gw 250

      1. ahahaha, inboard disc brake emang mirip banget sma rem tromol:mrgreen:

        yep…itu comparenya sama RZ250 yang dah pake YPVS………bisa dibilang versi mininya RD350LC.

        wew, saya malah dah lupa suara GW250 gimana, dulu sempet liat di video test ride di China sana. Mungkin mirip2 karena sama2 twin ya….

    1. hahaha, bisa berapa harganya ntar😆

      lagian juga udah ada penerusnya kok, Honda VTR250, sampe sekarang masih ada……..coba gugling, framenya dah teralis, cuma penampilannya lebih eksotik nenek moyangnya kalo saya boleh bilang:mrgreen:

        1. ahahaha, bukan dikasih dop kayak mobil pelek kaleng bro. Cakramnya emang bener2 ada ditengah pelek, ngak kayak cakram konvensional yang ada di sisi kiri atau kanan. Cakram yang ada ditengah pelek ini lalu ditutup sama “tromol” yang juga menyangga struktur pelek secara keseluruhan.

  4. kenapa nggak dari dulu aja tiger pakai mesin begini. yang punya ninin 250 pasti mikir2 wkwkwk😆
    request artikel zII-nya onizuka dong…. favorit ane tuh bro….😀

      1. yup… GTO, tapi motornya kawak zII 750 rs. bentuknya flat tapi padet jadi agak terkesan racy, temen ane modif binternya jadi ZII.😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s