Kawasaki Z1300-The Early Eighties Gargantuan

Z1300 hitam

Yak, kembali lagi bersama blog tidak bermutu ini…..seperti biasanya, karena keterbatasan kemampuan untuk membahas motor anyaran, saya kembali membahas para legenda jaman dulu…..

Beda dengan biasanya, hari ini saya akan membahas tentang sebuah motor legendaris, namun bukan dari pabrikan Suzuki, melainkan dari Kawasaki, motor itu adalah Z1300……

Tinjau spekna heula atuh kang:mrgreen:

Tipe mesin : 6 silinder segaris, pendingin air, DOHC

Kapasitas : 1268 cc

Tenaga maksimal (klaim) : 120 bhp@8000 rpm

Torsi maksimal : 116 Nm @ 6500 rpm

Kecepatan maksimal : 135 mpj/216 kpj

Rem depan : Cakram ganda dengan 2 kaliper piston ganda

Rem belakang : cakram dengan kaliper tunggal satu piston

Nah, dari paparan diatas, potensi motor ini sungguh bukan main-main bukan? Di atas kertas, sebuah motor dengan mesin 6 silinder jelas dapat dikategorikan bukan hanya sebagai sportbikes, tapi sebuah superbikes kelas atas.

Namun, tentu ada yang bertanya-tanya, mengapa motor di atas disebut “gargantuan” Singkat saja, bobot motor ini di atas rata-rata superbikes pada masanya, yakni 296 kg😯 Mengapa bisa begitu? karena rangka Z1300 dirancang untuk membawa beban mesin 6 silinder segaris yang tergolong “kurang kompak” alias gede bener buat ukuran superbikes sekalipun:mrgreen: Tipe mesin ini adalah longstroke (62 x 71 mm), yang otomatis membuat dimensinya menjadi masif.

mesin longstroke twin cam Z1300 yang masif:mrgreen:

Namun, dibalik kelemahan bobot itu, Z1300 memiliki handling dan akselerasi yang bagus (drag seperempat mil dengan hanya 12 detik saja, dan mencapai kecepatan 184 kpj). Handling bagus dimungkinkan oleh sasis yang berat dan kokoh (ya, ini tentunya jadi ciri khas motor Kawasaki, bahkan di kelas bebeknya seperti yang kita  lihat di Kaze jadul sampai ZX130), serta tentunya suspensi teleskopik yang baik.

Masalahnya adalah, dibalik semua superioritas Z1300, terbukti bahwa motor dengan kubikasi yang lebih kecil sekalipun, tidak kalah performanya, serta keasyikan berkendaranya, dan jelas harganya lebih murah. Ini semua kembali lagi ke dimensi Z1300 yang terlalu masif. Dan pada akhirnya, Z1300 adalah salah satu motor yang menandai berakhirnya era superbikes yang berukuran besar.

Z1300 dengan kondisi yang cukup baik (disini dengan nama KZ1300)

Dan pada akhirnya, terbukti bahwa “Size doesn’t always matter.” Namun demikian, Z1300 tetaplah dikenang sebagai sebuah motor yang memiliki kekokohan rancang bangun kelas wahid, dengan performa yang mampu mengimbangi bobotnya sendiri (bayangkan apabila bobotnya lebih ringan, totally outperformed🙂 ). Sekian postingan tak bermakna ini, salam:mrgreen:

Bonus:mrgreen:

Z1300 yang seberat ini bisa diajak wheelie, membuktikan performanya yang tak bisa dipandang sebelah mata😀

Sumber tulisan dan gambar

http://www.motorcyclespecs.co.za
http://www.classic-japanese-bikes.com
Superbikes, oleh Roland Brown (1993, Bison Books, Fulham Road, London)
http://www.tamiya.com
http://www.motogallur.com
http://www.kz1300.com
google gambar jelas sangat membantu:mrgreen:


28 pemikiran pada “Kawasaki Z1300-The Early Eighties Gargantuan

    1. bentuk kayak Binter, sama2 classic Kawi sih:mrgreen:

      namanya juga sama2 KZ…….

      iya, bobotnya itu ga ketulungan😆 tapi diimbangin juga sama enjin 6 silinder yang powernya cukup buat ngegerakin Fuso😆

      1. FYI aja..Binter itu singkatan dri Bintang Terang ATPM Kawasaki di Indonesia thn 80an. entah knpa mereka membuat nama sendiri motor2 Kawasaki yg beredar disini semuanya namanya Binter muali dri Binter Joy, Merzy KZ-200, KH-110 GTO, KE-100 Sport, AR-125.

  1. Big ass UJM…Bagi yang nganggap V-Max itu motor sangar, mungkin bakal lebih terkencing-kencing kalau liat Z1300…Figurnya bener-bener gak manusiawi bahkan ampe sekarang. Apalagi pas 80’s?

    Impian banyak builder SF untuk bangun monster pakai nih mesin angker…Sayang dikit yang berhasil, sisanya angkat tangan ama beban mesinnya…Top lah, totally challenging bike!

    1. the hell……12 silinder 2.600 cc……..

      membuat superbikes lain terlihat seperti anak kucing yang ketakutan😆

      eh iya, gua lupa nambahin kalo motor ini berpenggerak gardan, jadi inget sama BMW R25:mrgreen:

  2. Hore akhirnya keluar postingan baru😄
    Desiannya 80-an banget
    coba kalau ada versi barunya, wahhh pasti akan jadi moge premium idaman kelas Hayabusa tuh😀

    1. lah keluarnya aja 79 koh:mrgreen:

      ngga praktikal lagi untuk jaman sekarang, dengan mesin lebih kompak dan rangka lebih ringan, performanya bisa setara……..

      at least nih motor jadi monumen kejayaan motor2 kelas “tidak manusiawi” era 70-80an

    1. mas….kalo komen bisa lebih nyambung dengan artikelnya?

      kalaupun titip artikel ngga masalah, tapi alangkah lebih etis kalo mas bisa lebih menghargai yang udah susah2 nulis🙂

      kalo di blog mas isinya komen titip artikel smua, enak apa ngga?:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s