Suzuki GS1000-Sang Pembaharu di Kelas Sportsbike Jepang

Akhirnya berhasil menulis artikel kurang mutu lagi setelah lama blog vakum dengan artikel baru:mrgreen:

ok, sekarang penulis akan kembali membahas mengenai sebuah motor legendaris, yaitu Suzuki GS1000. Apa sih istimewanya motor ini sampai bisa dikategorikan legendaris? Kita lihat dulu spesifikasinya.

Mesin : Pendingin udara, 8 klep DOHC, 4 silinder segaris

Kapasitas : 997 cc

Tenaga maksimum : 87 bhp @8000 rpm

Berat : 242 kg

Kecepatan maksimal : 216 kph

Standing quater mile (drag di jalan lurus sejauh seperempat mil) : 12 detik/173 kph

Dari spek dan raihan kecepatan yang dicapai, kita tentunya dapat mengerti betapa istimewanya motor ini. Mesin pendingin udara khas Suzuki 4 tak dengan teknologi DOHC memang benar2 potensial. GS1000 yang dikeluarkan pada tahun 1978  dapatlah dikatakan sebagai pembuka era baru bagi Japanese superbike. Nah, kenapa kita dapat menganggapnya demikian?

Pada masanya, banyak motor-motor Jepang yang dapat diklasifikasikan sebagai superbike. Hanya saja, apabila anda mencari motor yang benar-benar dapat dikendalikan, dengan handling yang nyaman sehingga kita bisa memanfaatkan potensi mesin secara maksimal, pilihannya adalah motor Eropa. Nah, GS1000 mengubah semuanya. GS1000 yang mengkombinasikan mesin 4 silinder segaris konvensional (walaupun ada teknologi DOHC) dengan rangka yang tergolong konvensional justru menghasilkan pengalaman berkendara yang benar-benar berbeda dibanding Japanese Superbike sebelumnya. Mesinnya adalah yang paling kencang pada masanya (di segmen motor sport keluaran Jepang), dan stabilitas serta kemampuan corneringnya tergolong baik. Makanya, seperti dikatakan di atas, kita dapat memanfaatkan power mesin secara maksimal karena kelebihan ini.

Memang, kalau dilihat dari luar, penampilan GS1000 tergolong bersahaja, namun kemampuan mesin dan handlingnya malah dapat melampaui motor-motor dari merek lain pada jamannya yang sekelas. Contohnya saja, dibandingkan Kawasaki Z1000 DOHC, GS1000 lebih kuat 4 bhp. GS1000 dilengkapi rangka konvensional dengan twin downtube yang kokoh, suspensi pada generasi kedua sudah menerapkan suspensi gas (pertama di kelasnya, dan dibuat secara eksklusif oleh Kayaba untuk GS1000). Sistem rem pada GS1000 juga mumpuni dan bisa dibilang canggih pada masanya. Memiliki cakram ganda di depan dan cakram tunggal di belakang, masing-masing dengan satu kaliper.

Sebuah review oleh majalah Cycle Buyers Guide tahun 1978 menulis sebagai berikut mengenai suspensi gas Kayaba GS1000

“The sophistication on the front of the GS1000 is matched in the rear. The bike comes with the first adjustable dampers ever fitted to street motorcycle, and they are, if anything, even more effective than deed produced a breakthrough : the GS1000 is the first multi cylinder motorcycle we have ever tested which feels completely comfortable at high speed.”

Efek dari Suspensi gas pertama yang diterapkan Suzuki ini adalah : Motor ini menjadi nyaman dikendarai di kecepatan tinggi. Suspensi gas ini juga dapat diatur tingkat reboundnya, sehingga dapat disesuaikan dengan preferensi pengendara.

Akhir kata, tidak ada benda yang sempurna seluruhnya. Dalam pengujian yang dilakukan oleh Cycle Buyers Guide, GS1000 terkadang mengalami masalah-masalah minor. Antara lain motor yang terkadang tidak stasioner/langsam, serta berbagai kekurangan yang masih menjadi kewajaran.

bonus, GS1000 alay:mrgreen:

Sumber tulisan dan gambar

Superbikes, oleh Roland Brown (1993, Bison Books, Fulham Road, London)
Cycle Buyers Guide, 1978
Suzukicycles.org
Motorcyclespecs.co.za
Pipeburn.com
special thanks for Google:mrgreen:


55 pemikiran pada “Suzuki GS1000-Sang Pembaharu di Kelas Sportsbike Jepang

  1. Wes Cooley & Pop Yoshimura. Gak ada dua makhluk ajaib itu, nama GS1000 gak akan ngalahin Z1000, sekalipun secara spek GS lebih baik.

    Bukti kalau promosi gak perlu lewat iklan media. Cukup buktikan di arena balap (dengan matang)

    1. Panther itu setau saya gak pake karbu koh, hehehe……..kan diesel jadi pake injeksi. Yang mesin C223 pake indirect injection. Yang dipake Panther ’96 sampe sekarang itu 4JA1 dengan direct injection.

      Nah, Panther yang tenaganya cuma74 hp itu Panther keluaran tahun 2000an awal sampe sekarang, yang keluaran 1996 sampe 2000 kira-kira bertenaga 80 hp keatas. Mengapa makin kesini tenaganya makin kecil? gampang

      ukuran injektornya yang beda, versi lama mengadopsi injektor Bosch ukuran 11F, sedangkan versi baru mengandalkan ukuran 9F. Itulah kenapa Panther baru makin gila hematnya, tapi tenaganya berkurang. Bahkan si 4JA1-L yang turbo sekalipun tenaganya sebanding sama versi lama yang normally aspirated:mrgreen:

      1. ada yang karbu bro
        Panther tipe Golden, PPL, Deluxe ama Grand Deluxe (pokoke yang lama-lama + tipe Low end) masih pake karbu (tahun 98 kebawah deh) – ciri2 ga ada tulisan InDirect Injection. Panther ane masih pake karbu nyo hehehe. Eh ini kok malah bahas Isuzu Panther yo wkwkwk

        by the way, nice bike😀

        1. setau saya diesel itu ngga ada yang pake karbu, Panther taun 1996 keatas itu uda pake direct injection. Punya saya yang dipake buat ngangkut Panther itu taun 1996 (4JA1 pertama) dan udah direct injection.

          Sedangkan panther ko Fel mungkin versi 1996 kebawah, yang masih pake mesin 2.300 cc berkode C223 yang juga dipake sama Chevrolet Trooper.Itu bukan Panther karbu, tapi versi indirect injection, injeksi gak langsung, makanya mesinnya lebih susah hidup dari versi 4JA1 yang udah direct injection alias injeksi langsung.

          Emblem di Panther bagian belakang itu cuma ada Direct Injection, gak ada yang Indirect Injection (versi C223 indirect injection gak ada emblemnya):mrgreen:

          mesin diesel sejak ditemukan sama Rudolf Diesel, sudah menerapkan sistem injeksi bahan bakar, dan gak pernah pake karbu:mrgreen:

          googling aja ko, ga ada setau saya diesel pake karbu😆

  2. Wah, gimana yah ni motor kalo dipakai 4laY? 1000cc dengan gaya 4laY, xixixi… Medeni…

    *btw, sampai di mana yah tahap perbaikan “si item” (shogunnya mas brooo) ? hehehe🙄

      1. 2 silinder segaris, rangkanya mirip rgr tapi lebih besar. dulu saat ngebut tengah malam di ringroad jogja pernah dikejar sama motor itu. crystalku serasa mesinnya mau rontok tuh polisi enteng saja ngejar saya

    1. ngga, bukan masalah jaman dulu ato sekarangnya saya rasa yg jadi soal

      GT750 lansiran lebih awal dari GS1000 juga ada radiatornya……mungkin ada pertimbangan tertentu, Suzuki tetap menggunakan mesin berpendingin udara sampe seri GSXR (meskipun sekarang udah ngga lagi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s