Suzuki GT750-The Screaming Water Buffalo

Berhubung lagi gak ada yang bisa diangkat, maka angkatlah bahan yang ada saja:mrgreen: Dan berhubung karena gak punya kapasitas untuk mereview motor baru….jadi review legenda-legenda jaman dulu sajah:mrgreen:

Okeh….langsung saja, sekarang ini saya akan membahas sebuah motor 2 tak keluaran Suzuki. Bernama Suzuki GT750. Motor ini memiliki spek sebagai berikut

Mesin : 2 tak, radiator berkipas elektrik, 3 silinder  739 cc

Karburator : Mikuni 32 mm slide type

Tenaga puncak : 67 bhp@6500 rpm

Torsi puncak : 55.7 lb-ft@5.500 rpm

Transmisi : 5 tingkat kecepatan

Rem : Depan dual panel drum brakes (twin leading shoe), belakang single panel drum brakes (generasi selanjutnya memakai dobel cakram)

Suspensi : Teleskopik

Berat : 219 kg

Motor ini diluncurkan pertama kali di Jepang pada tahun 1971, dan menilik dari kodenya, motor ini masuk ke dalam segmen sport touring. Dikembangkan dari basis Suzuki T500L Titan Twin. Menilik dari spesifikasinya, pasti pembaca akan sedikit bergidik. Betapa tidak, motor 2 tak yang dijuluki Water Buffalo karena berpendingin air ini memiliki spek yang bukan main-main, istimewa. 3 silinder 2 tak berpendingin air, kapasitas 750 cc, dan susunan pipa pembuangan adalah 3-4, jadi mufflernya juga ada 4 biji:mrgreen: Terbayangkah apabila motor ini tiba-tiba melintas di depan mata anda? sungguh menggetarkan jiwa😯  Mengenai susunan pipa pembuangan yang 3-4 tentunya sedikit ganjil. Jawabannya adalah, karena mesin ini memiliki 3 silinder, sedangkan pipa pembuangan silinder tengah dibagi (split) menjadi dua. Tujuannya adalah untuk memperoleh torsi yang lebih.

lihat blok silindernya, mirip dengan punya KRR kan:mrgreen:

Di jamannya, motor ini benar-benar menampilkan berbagai terobosan teknologi yang mendahului jamannya. Pada saat itu, kompetitornya, Kawasaki 750 2 tak 3 silinder (kecepatan puncak lebih baik dari GT750, namun banyak yang mengeluhkan handlingnya), masih berteknologi konvensional pendingin udara. Namun GT750 sudah memakai mesin berpendingin air. Sekilas apabila melihat blok silindernya, teringat pada satu motor populer di negara kita, apalagi kalau bukan KRR150:mrgreen: Radiator ini juga dilengkapi oleh kipas elektrik (jadi ingat dengan CS1😆 ) sebagai pembantu pendinginan.

Gagah dan sangat sangar, GT750 ini sudah memakai rem cakram dual serta velg CW

Kecepatan puncak dari motor ini  adalah 120 mph (selain klaim pabrikan, ternyata juga dibuktikan oleh pemakai di lapangan), serta dalam pengujian drag seperempat mil, sanggup mencapai 12,6 detik, terlepas dari berbagai dugaan akan adanya deviasi kecepatan, namun menilik dari speknya, rasanya itu bukan hal yang tidak mungkin kan?:mrgreen:

Ads generasi pertama, perhatikan rem depannya yang masih tromol dual panel (silakan save as kalau ingin lihat size lebih besarnya)

Mengenai kemampuan pengereman, generasi pertama memakai rem tromol dual panel (jadi, dalam satu tromol itu ada dua paha rem, ada 2 panel sepatu rem) yang biasanya digunakan oleh motor balap jaman dulu. Generasi selanjutnya lebih safety dengan dual cakram di depan. Sedangkan pada mesin, teknologi yang dimaksud antara lain adalah, SRIS (Suzuki Recycle Injection System). Sistem ini bertujuan untuk mengurangi buangan asap mesin dengan cara mengumpulkan dan membakar sisa oli dan bensin di dasar crankcase. Jadi mengurangi emisi juga, dan merupakan terobosan yang cukup ramah lingkungan di jamannya. Kalau di motor Suzuki 4 tak sekarang, mungkin bisa disandingkan dengan PAIR.  Sedangkan teknologi CCI, seperti yang juga diterapkan di motor-motor 2 tak Suzuki lokal. Bisa disandingkan dengan Autolubenya Yamaha.

GT750 modif

Memang di atas sudah dijabarkan mengenai teknologi-teknologi serta kelebihan-kelebihan GT750, namun layaknya ciptaan manusia, tak ada yang sempurna, GT750 dikeluhkan karena terlalu berat (lebih berat dari Kawasaki Z1 4 silinder 4 tak), serta underbraking (terutama pada generasi pertama, apa sih yang bisa diharapkan dari rem tromol dobel untuk mengerem monster 2 tak 750 cc?  :mrgreen: ). Angka penjualan GT750 pun terbilang adem ayem, dan seperti halnya sport-sport besar dua tak yang lain pada jamannya, terpaksa harus tutup buku akibat aturan emisi (model terakhir dikeluarkan pada tahun 1977). Namun demikian, GT750 telah menorehkan sejarah otomotif yang tak dapat dianggap remeh.

Sekian postingan saya yang iseng dan tak berguna ini, smoga berguna (hehehe….plin plan:mrgreen: ). Salam:mrgreen:

ada sdikit bonus:mrgreen:

Ads jaman itu, pakaiannya gak nahann:mrgreen:

61 pemikiran pada “Suzuki GT750-The Screaming Water Buffalo

    1. ada di indonesia bos,februari kemaren pas pulang kampung,sodara lagi engkol motor suzi 3 cyl,radiator,tapi sudah ganti cdi pake rc,ternyata coil mati 1,jadi pincang,fanta fantastik,setara hardtop………

  1. mantap dan pasti kencang, coba frame nya dibkin kaya KRR wuih, atau paling enggak kaya kwikasfaki-gsx-r400-kawasaki-h2-750-custom yg udah ganti rangka pake GSX-R 400. sip dah pokonya……

    1. justru yang jadi nilai tambah di motor ini bukan modelnya (modelnya emang bagus, tapi bukan itu yang jadi titik perhatian utamanya)…melainkan mesinnya…….memang mesin lama, tapi udah maju teknologinya di jamannya, 2 tak 3 silinder beradiator, kipas pendingin elektrik, serta teknologi SRIS yang pertama kali dikeluarkan di dunia………

      makasih om kunjungannya:mrgreen:

        1. super canggih di jamannya om :mrgreen:

          bisa dibilang…..motor ini merupakan salah satu puncak teknologi motor 2 tak untk pasar EDM dan USDM, soalnya peraturan emisi kan melarang produksi motor2 ini di tahun 80an 😦

  2. tiba2 kepikiran nih bro, moga didengar para atpm besar…….

    saya sih penginnya ada motor laki murah dari SUZUKI, KAWASAKI, YAMAHA, BAJAJ, hOoNda, dll untuk para tukang ojek disana,
    ga perlu fitur yang neko2 macam SKS, RDB, radiator, DOHC, digital spido, led lamp, dan fitur2 mubazir lainnya

    yang penting tahan banting, mumpuni diajak nanjak extreme, kualitas bagus, 3S spare part murah dan gampang, tangki awet, power mesin cukup gede utk dipake ditanjakan pegunungan yg sering dipake tukang ojek ato rakyat2 kecil lainnya

    kira2 begini speknya:
    kalo bisa harga 15jt-an sampai under 18jt aja
    150cc 4tak SOHC, 20 PS, manual clutch,torsi bawah gede, karbu (kalo bs injeksi)
    rangka besi tubular standar no coak
    sok belakang stereo
    lengan ayun aluminium
    lampu standar bulat klasik
    spido analog standar aja
    model tangki dibuat agak rata, agar bisa dipake naikin barang bawaan yg kecil
    tutup tangki model ninja, biar air ga gampang masuk!
    rem depan cakram, belakang tromol
    pelk jari-jari aja
    desain moncong knalpot mancung keatas, antisipasi banjir gede bo..

    mungkin spek ini lebih bisa diterima kalangan rakyat kecil, terutama para ojeker di daerah pegunungan tinggi yang banyak tanjakan

    sebenernya dah ada thunder 125, sayang cc-nya cuma 125cc.
    dan pulsar 135 hanya 135cc

    ato bisa juga ngambil dari basis mesin vixion/byson/satria FU yg udah 150cc

    moga2 aja ada yang mau dengar!!!

        1. ho oh…….:mrgreen:

          tapi ntar doi protes lagi

          1. tenaga kagak sampe 20 ps
          2. Tutup tangki jadul
          3. knalpot datar (nih yang jadi pertanyaan ya, mang kalo motor knalpotnya datar, kagak bisa nahan air? mang air bakal masuk ke mesin?) IMHO selama mesin tekanan gas buangnya masih bagus, aer kagak bakal masuk. Salah kaprah….

        2. Yup, GL series (under 200) bentuknya klasik bgt. btw 20Ps buat ngojek disini apa ga kegedean? Kasian penumpangnya, masa mau diajak wheelie sepanjang jalan?

        3. Hahaha….Jadi inget Ojekers Pelabuhan Ratu – Cikotok – Bayah

          Throttle & Torque controlnya ngeri…Jalanan Bayah yang tikungan & tanjakannya sangat-sangat menantang aja disikat 90km/h tanpa malu-malu

          Honda era Federal = Brute & Tough as Panzer

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s