Suzuki TS125

TS125 sutandar:mrgreen: sumber gambar dari motoradul.wordpress.com

Suzuki TS125, tentu sudah banyak orang yang kenal. Motor enduro ini berspek 2 tak, dengan kubikasi 123 cc, tenaga maksimal 13 bhp, dengan

transmisi 5 percepatan. Ketangguhannya, tentu sudah banyak diakui pehobi trail atau pengusaha perkebunan, mesinnya? woh, terbilang responsif di putaran bawah, mumpunilah. Motor ini diproduksi terakhir pada tahun 2004 (merujuk dari http://motoradul.wordpress.com/2010/01/08/suzuki-ts-125-dari-masa-ke-masa/) .

Tentu cukup disayangkan bahwa produk ini kini telah didiscontinue, apalagi kini Kawasaki sekarang telah menangguk untung dari penjualan motor enduronya, yakni KLX150 dan KLX250. Sempat terbersit pemikiran, mengapa Suzuki tidak mengeluarkan Suzuki TS lagi, namun versi 4 tak, dengan kubikasi 150 cc, tentunya akan menarik konsumen kan:mrgreen:

nah, sekarang kita masuk ke inti tulisan:mrgreen:

Well, kebetulan saya punya seorang paman yang dari muda dulu sudah menjadi penghobi off road. Apapun kendaraannya, pasti bercirikan kendaraan segala medan. Mobil pertamanya, adalah Jip Toyota Land Cruiser hardtop, yang borosnya bukan maen. Kata supir ane sih yang sempat pakai Hardtop ini, mestinya mobil ini punya pom bensin sendiri:mrgreen: Lalu juga sebuah trail Yamaha, yang saya tak tahu tipenya. Dijual karena masalah tangki yang bocor:mrgreen: ternyata masalah tangki bocor bukan monopoli Honda saja:mrgreen:

Nah, kebetulan saat anaknya memasuki jenjang SMA kelas 2, tentunya sudah cukup umur untuk dibelikan motor. Berhubung penggemar off road, anaknya pun dibelikan motor trail alias enduro. Pilihan jatuh pada Suzuki TS125. Kebetulan motor ini produksi 2002, jadi sedikit lebih muda dari Shogun saya. Motor ini pada saat dipegang saudara saya, telah mengalami beberapa ubahan, terutama di sektor pengereman. Nah, berhubung anaknya ditugaskan kuliah di luar:mrgreen: maka motornya pun jadi mangkrak. Akhirnya cuma kadang-kadang dibawa jalan-jalan oleh paman saya atau dipakai ke kantor😯 paman saya ini domisilinya di daerah Medan, horas bah:mrgreen:

Kebetulan lagi nihh,  paman saya dipindahkan kerja ke Jakarta (setelah bekerja di Medan selama 20 tahun lebih, akhirnya:mrgreen: ). Setelah melihat rumah dinas, rasanya susah untuk menaruh mobil dan motor di rumah dinas yang sempit. Jadii, saya kebagian ketitipan Suzuki TS125 milik sepupu saya itu(waktu itu sih bilangnya dikasih buat saya, tapi saya ttep anggep dititipkan aja deh:mrgreen: ). Motor ini masih disimpan di rumah saya yang kosong (tepatnya rumah orangtualah:mrgreen: ), dan beberapa hari lagi akan dipindah ke rumah saya (rumah orangtua juga, maklum masih tinggal bersama ortu:mrgreen: ).

Kira-kira beginilah gambaran TS125 tersebut (maaf, gambarnya buram dan grainy karena diambil pakai kamera HP)

TS125-banyak ubahan setelah dilihat-lihat
Tampak samping kanan
Tampak depan, rupanya lampu depan sampai spakbor depan juga sudah ada perubahan dari standarnya
The powerplant-123 cc two stroke air cooled
Tangki sang TS
"DUAL SPORT"
Panel instrumen, lengkap juga:mrgreen:
Cakram depan hasil modif-aslinya tromol, peleknya mantep punya, masih buatan Jepang, di motor ini juga saya banyak menjumpai tulisan "made in Japan" apakah motor ini masih CBU?
Cakram belakang tentu modif, dan tanpa perlu diberi tahu pun sudah ketahuan, ini pasti punya Satria 120R:mrgreen:
Tampak belakang si TS-spion standar, tapi mereknya YAMAHA:mrgreen:
Lampu belakangnya, kelihatan orisinal (sayang sen kanan belakang mati😦 )
Handguard variasi-mereknya Acerbis

Setelah berusia 9 tahun lebih, sang TS125 tentunya perlu perawatan dan servis juga. Nah, berhubung saya gak bisa kopling manual, palingan nanti minta ayah saya buat kebengkelin:mrgreen: Waktu pertama kali starter ini motor, kick starternya sih enteng, tapi motornya gak mau nyala-nyala. Akhirnya nyala, tapi berhubung suaranya sangat berisik (2 tak lah, wajarr) langsung dimatikan. Mungkin masih harus servis rutin, serta penggantian lampu sen belakang yang mati. Pikiran saya sih, lumayan juga ini motor buat sarana saya belajar motor kopling, boleh juga:mrgreen: Tapi kendalanya yah tingginya itu lho, belum TS125 ini panjang dan setangnya lebar. Wah, gak cocok dengan tubuh saya yang kecil dan pendek ini:mrgreen: Tapi anehnya paman dan saudara saya yang notabene bertubuh sama kecilnya dengan saya, mampu menjadikan motor ini sebagai motor harian, hebat juga. Sekian deh untuk hari ini, salam:mrgreen:

Sang TS125

Oh iya, tambahan, bagi saudara Muslim yang merayakan, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin🙂

61 pemikiran pada “Suzuki TS125

    1. wakakakak, om ane emg tergila2 dengan saegala sesuatu yg berbau off-road….terutama mobil segala medan:mrgreen: dia ada tuh Willys ama Land Rover hasil restorasi………..mobil dinasnya? dia tuker Camry jadi Pajero Sport:mrgreen: haha, maniak off road

      heheheh, itu kayaknya knalpotnya bukan aslinya yah…

    1. wkwkwkkw, saya aja blum bisa pake😦

      masih di rumah saya (tepatnya rumah ortu) yg kosong, mau dipindahin ke rumah saya yg ditinggalin sekarang gak ada tempat (ada jg di luar), jadi yah terpaksa ngejogrog dulu di sana…..

      Mau dipanasin kata ortu jangan, supaya gak ada org yg tau klo ada motor dsana, maklum, rumah kosong…….

      jadi serbasalah😦

    1. wah, usul yang bagus om🙂

      tapi toh motor ini masih saya anggep nonaktif, slain saya jg blum bs taro di rumah (gak ada tempat), saya jg masih konsentrasiin dananya di Shogun:mrgreen: maklum, bujet terbatas😆

    1. hehehe, soalnya model motor trail ya gitu2 aja dari dulu:mrgreen: terus yah emg desainnya TS ini tergolong abadi, sedikit ubahan aja udah bikin keliatan seger.

      pasarannya? yg ini (2002/2003) sekitar 10-12 jt kayaknya (kayaknya lho om)

  1. motor yang mantap nih. dulu saya pake nya yamaha YT115 waktu diperkebunan karet.mantap juga dengan lingkar ban depan 19.sanggup menerjang lobang dan lumpur.hehe.
    apalagi ni TS125 yang tulen motor bajak lumpur dan kebun pasti nya lebih mantap.dipelihara aja bro barang langka nih.masih 2 tak lagi.klo skr beli yang mirip2 gini kan udah mahal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s